Selasa, 28 September 2021

Jurnal 5 : Identifikasi Aksi

 Bismillahirrahmanirrahim..

Identifikasi Aksi untuk Menjadi SOLUSI

Ditahapan ini, kita harus memastikan kembali agar peta kita tidak salah, karena tahapan 1-4 akan menentukan langkah tahap 5-8 nanti, dengan men-clear-kan masalah dan tujuan yang smart, maka kita siap untuk beraksi dari apa yang kita rencanakan.

Di pekan 5 ini, sejujurnya saya mulai merasa lemah dan tidak percaya diri dengan apa yang akan kami bagikan, karena merasa banyak pihak yang sudah mengangkat tema besar parenting dan sudah expert, apakah kami (baca:saya) yang masih berjibaku dengan mencari formula yang pas dengan keluarga kami. Namun, akhirnya saya kembalikan niat saya untuk fokus pada solusi masalah dari problem statement kami, dan semoga membawa manfaat.

Setelah tujuan kami tetapkan, saatnya untuk menidentifikasi aksi yang akan kami lakukan agar tujuan kami tidak ngawang-ngawang di atas kertas, dan salah satu goal kami adalah membuat rekam jejak perjalanan tim kami di instgram (media sosial pilihan kami) ebagai sarana untuk menebar manfaaat.

Berikut adalah hasil diskusi kami selama 2 minggu setelah mereviw dan merancang aksi :





Tantangan didepan mata makin tampak jelas, insya allah kami komitmen dan konsiten menjalankan apa yang sudah kami rencanakan, semoga Allah SWT mudahkan dan ridloi, aamiin...



#IdentifikasiAksi
#IbuPembaharu
#BundaSalihah
#Darirumahuntukdunia
#Hexagoncity
#InstitutIbuProfesional
#Semestaberkaryauntukindonesia
#IbuProfesionaluntukIndonesia



Minggu, 12 September 2021

Review Feedback System 4: Menentukan Target Tim

Bismillahirrahmanirrahim...

Selalu semangat ketika tugas review, karena semacam belanja ide :-)
Kali ini pasangan buddy saya adalah Mba Widya KUrnia dari Bekasi, setelah beberapa buddy sebelumnya jauh-jauh, kali ini searea Jabodetabek, senang sekali :-)

Mba Widya ini mengambil tema tentang bagaimana mengatur manajemen waktu, dengan fokus mengerjakan to do list dan membangun habbit yang baru.

Dan, berikut review dari saya ya Mba, semoga berkenan.



Semangat Mba Widya dan tim, semoga habbit yang baru dibangun dapat menyelesaikan masalah tim dan juga Ibu-ibu diluar sana, aamiin...

Selasa, 07 September 2021

Jurnal 4 Ibu Pembaharu : Menentukan Target Tim

Bismillahirahmanirrahim....

Perjalanan para Ibu Pembaharu saat ini sudah di titik mulai menentukan target, setelah sebelumnya kita sudah menganalisa dengan dalam tentang problem statement kita dan tim.

Metode yang digunakan adalah metode SMART ( Spesific, Measurable, Achieveable, Relevant dan Timebound), tim juga harus mulai mapping apa saja sumber daya yang ada di timnya.

Saya mulai tercerahkan setelah materi ke3 ini, namun sedikit ada pergeseran dan tim mulai "galau" sebenernya apa problem statement tim kami. Namun, akhirnya kami sepakat mengambil Problem Statement " Burnout Orangtua dan Anak di Masa Pandemi"

Perjalanan tim kami dimulai dari kegelisahan kami sebagai orantua melihat anak-anak kami yang mulai jenuh dengan sekolah online nya, bahkan ada beberapa poin kemunduran, seperti kedisiplinan, kemandirian juga kebutuhan sosialisasi dan motoriknya . Setelah dirunut, masa pendemi yang bekepanjangan ini ternyata kita orang tua dan anak sama-sama mengalami kejenuhan dengan keadaan saat ini, diamana sekolah online tidak bisa berinteraksi langsung dengan guru dan teman-temannya, tidak bermain atau bersosialisasi di luar rumah, seperti terkungkung. Dan, ternyata bukan anak-anak saja yang bosan , tapi kami orantuanya pun juga sudah mulai jenuh. 

Apa yang harus dilakukan?Setelah kami introspeksi dan sharing bersama tim, ternyata keresahan dan kejenuhan kami sama, sehingga  kamipun memutuskan untuk membenarkan kembali 2 dari 5 Pilar Pengasuhan Anak, dengan refernsi kami Buku Enlighting Parenting yang ditulis oleh Okina Fitriani. Kami juga memutuskan untuk saat ini hanya menggunakan satu sumber untuk kemudian kita praktekkan bersama-sama.

Dari hasil diskusi panjang kami selama lebih dari 2 jam via zoom, berikut resume nya :




I. Menyelesaikan Emosi
Menyelesaikan emosi (kekuatan 5 pilar: hal 59) dengan mengelola emosi sendiri : memiliki helicopter view, mengubah limiting belief, framing dan reframing serta memaafkan.
  • Identifikasi: berapa kali marah dalam sehari.
  • Penilai: diri sendiri dan anak yang menilai
  • Latihan: Latihan menahan marah selama 14 hari (6 -20 September)
  • Cara mengukur: menurut kita sendiri
  • Evaluasi kembali bersama tim. diskusi tantangan dan pengalaman share di IG buncer
II. Membangun Komunikasi yang Cerah
  • Identifikasi: apakah pesan kita tersampaikan kepada anak? 
  • Penilai: diri sendiri dan anak yang menilai
  • Latihan: Latihan berkomunikasi. berfikir sebelum berbicara. buat dahulu skenario saat akan berkomunikasi dengan anak. 
  • Cara mengukur: buat tabel, bahasa sebelumnya, dan bahasa yang telah diperbaiki
  • Waktu : 1 bulan 21 sept-21 oktober 2021
  • Evaluasi kembali bersama tim. diskusi tantangan dan pengalaman share di IG buncer

III. Membuat Visi dan Misi Keluarga
  • Identifikasi: keluarga kita adalah tim atau kerumunan?  
  • Penilai: diri sendiri dan keluarga
  • Latihan: kumpul bareng tanpa gadget pada saat weekend, ajak mainbareng hal yang ringan, lanjut pertemuan selanjutnya diskusi ringan, lalu mulai membuat visi misi. 
  • Cara mengukur: buat visi misi keluarga 
  • Waktu : 22 oktober  - 22 november 2021
  • Evaluasi bersama tim. adakah perubahan?

Kesulitan yang kami hadapi adalah kami belum menemukan dengan pasti program apa yang akan kami lakukan serta output apa yang mau dihasilkan. Pada pembicaraan sebelumnya sempat dibahas tentang support system berupa komunitas wag, edukasi via sosial edia atau webinar. Hanya saja kami perlu menimbang kembali mengenai kekuatan yang kami miliki dan waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

Pada kurun waktu September ini kami masih fokus untuk self assesment untuk membangun emosi pada orangtua dan anak, baru setelah itu kami review dan berbagi perjalanan via sosial media (IG: Bunceri4)

Sekian dulu jurnal kali ini, semoga Allah membimbing dan meridloi setiap proses yang kami jalanin.




Kelompok Buncer,

Bunda Ceria Tangguh, Melompat Lebih Tinggi


Konferensi Ibu Pembaharu

Bismillahirrahmanirrahim... Berterimakasih sekali kepada panitia KIP yang sudah menyelenggarakan acara yang super duper keren, betapa kalian...