Selasa, 23 Juni 2020

Jurnal Kupu-Kupu Pekan 5


Bismillahirrahmanirrahim


False Celebration!!

Ini adalah istilah yang pertama kali saya dengar, Masya Allah benar-benar banyak ilmu baru yang saya peroleh di kelas Bunda Cekatan ini. Untuk pekan ini kami merayakan False Celebration, dimana mengakui kesalahan dan belajar dari keaalahan lalu menyusun strategi ke depan supaya gagal lagi.

Dan ini lah action plan dan progress saya:


Beberapa hal yang tidak on track ini penyebabnya adalah disaat saya sedang belajar dan berlatih mengelola emosi, saat itu pula kami sekeluarga sedang dalam masa transisi dari keseharian full membersamai anak, menjadi belajar berniaga dan juga memproduksi produk sendiri.

Sedikit cerita, sejak awal Juni ini kami resmi membuka Dapur Sikeling yang produk utamanya adalah Sambal dan Aneka Frozen Food Homemade.


Segala sesuatu kami lakukan berdua dengan suami saja, dari belanja bahan baku sampai delivery produk, nah keseharian yang hanya urusan domestik bertambah.

Otomatis butuh banyak energi, dan level mengelola emosi, sehingga yang dalam keseharian dulu saja banyak emosi apalagi sekarang😥😥


Namun, saya percaya bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan, dan insya allah saya pun yakin bisa melalui dan uograde diri menjadi sesuai dengan tujuan di program mentorship ini, yaitu cekatan mengelola emosi.

Di langkah saya harus rutin untuk menambah kualitas dan kuantitas ibadah, eh saya terlalu capek , swhingga saya tidak on track sama sekali😥😥

Namun, ketika bertanya kepada suami dan anak respon mereka sih positif, katanya paling tidak dalam sehari itu ummi paling banyak marah-marah 3 kali (kata Ara) tapi sudah sering tidak marah-marah.

Bahkan kata suami pun sekarang saya sudah bisa membiarkan rumah dalam keadaan berantakan tapi saya tidak cemberut.

Menurut mentor saya, saat ini saya masih perlu berlatih berdamai dengan inner child dengan teknik "nurturing your innerchild" sehingga saya bisa benar-benar berlatih untuk berdamai dengan innerchild dan mampu mengelola emosi dengan baik.

Setiap malam sebelum tidur, saya pun mulai membiasakan diri untuk bertanya apakah hari ini Ummi marah-marah? karena apa? dan sayapun minta maaf dan menjelaskan kenapa marah-marah, dan juga masing-masing dari kami berjanji bahwa besok kami tidak akan mengulangi hal tersebut.
Namun, kadang besok nya saya masih mengulanginya lagi.

benar-benar butuh latihan dan banyak doa kepada Allah SWT, karena Allah yang maha membolak balikkan hati hambanya.

#jurnalpekan5
#kelaskupukupu
#buncekbatch1
#institutibuprofesional






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konferensi Ibu Pembaharu

Bismillahirrahmanirrahim... Berterimakasih sekali kepada panitia KIP yang sudah menyelenggarakan acara yang super duper keren, betapa kalian...