Bismillahirrahmanirrahim
Tantangan di tahapan kupu-kupu ini adalah Menthorship Program, dimana kami para bunda cekatan ditantang untuk dapat membagikan pengalaman atau keahliannya di suatu bidang kepada Ibu lain yang membutuhkan dan juga diwajibkan untuk belajar, mendalami bidang yang ada di mind mapping.
Begitu mendengar tantangan ini saya langsung down, karena saya merasa sebagai Ibu atau pribadi yang kemampuannya rata-rata di semua bidang, belum ada yang ahli. Namun ada salah satu teman mengatakan, mungkin keahlian yang kita anggap itu "receh" bagi orang lain itu adalah sesuatu yang ingin dia pelajari.
Akhirnya, saya memutuskan untuk share tips-tips memasak cepat, sehat dan bahagia dimana didalamnya ada unsur juga membuat cemilan buat anak-anak. Kenapa ini yang di share? karena saya suka memasak :-)
Woow, tak lama saya posting sudah ada satu mentee yang berminat, dan saya gembira sekali , otomatis rasa kepercayaan diri saya meningkat. Mentee saya adalah Mba Depi (IP Karawang ), kemudian mba Ety (IP Semarang) dan Mba Sherly (IP Jambi), dan saya menolak 4 orang mentee (Mba Eny Triwarni , Mba Dhea Rachman (IP Tangkot), Mba (Asri Risnawati) , dan Mba Evy Wiliyanti.
Para mentee ini semuanya ingin sekali bisa memasak cepat, variatif dan tentunya sehat. Ada yang memang kuranng bahagia dalam memasak, ada pula yang merasa lelah karena tidak nyaman dengan keringat dan akhirnya membuat lelah dan ingin cepat-cepat selesai ada pula yang ingin bisa cepat memasak, kerena selama ini dalam hal memasak beliau merasa lamban sedangkan hal lain bisa cepat.
Sedih juga menolak mentee, apalagi 2 orang diantaranya adalah rekan seperjuangan di regional Tangerang Kota, namun saya harus berani dan tega bilang tidak, karena saya menilai kapasitas saya hanya cukup maksimal 23 mentee saja.
Perjalanan menemukan mentor saya pun, alhamdulillah mulus. Saya berniat untuk menyelesaikan masalah manajemen emosi saya, dan ketika mencari pertama di list mentor bertemulah dengan Mba Shinta (IP Balikapapan) yang juga memang sarjana psikologi. Rasa syukur pun terucap, mengingat Mba shinta pun mengaku punya pengalaman sama dengan saya, dan akhirnya berhasil melaluinya.
Sayapun makin tak sabar untuk mulai berbagi pengalaman dengan para mentee dan menimba ilmu dari mentor saya .
#jurnalke1
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional
"Setiap diri adalah cerminan dari apa yang diucapkan, dilakukan dan dihasilkan"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Konferensi Ibu Pembaharu
Bismillahirrahmanirrahim... Berterimakasih sekali kepada panitia KIP yang sudah menyelenggarakan acara yang super duper keren, betapa kalian...
-
Bismillahirrahmanirrahim... Berterimakasih sekali kepada panitia KIP yang sudah menyelenggarakan acara yang super duper keren, betapa kalian...
-
Bismillahirrahmanirrahim Mindset Pembisnis Materi : Mindset Pembisnis pemateri : Buba Dinda Aulia Marhaeni Jumat, 07 Febru...
-
Bismillahirrahmanirrahim Yunita Bayu Ambarwati 3119551919 Tangerang Kota Hari ini salah satu tugas SFH Kakak adalah membuat kolase Balon Uda...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar