Bismillahirrahmanirrahim...
Pada pekan ke-3 ini , tugas para ulat adalah menemukan rumah untuk mencari makanan utama dan bertumbuh bersama , menjadi makin terampil. Wah, seru sekali tugas ini, melihat banyak sekali makanan lezat, banyak hal yang menarik tapi kami harus konsisten dan kembali ke track peta kami. Pada awal mula nya masih tersesat, walaupun rumah sebelum nya sesuai dengan peta, namun karena masih rumahnya terlalu luas, belum ketemu kamar yang "klik", sampai akhirnya bertemu dengan rumah mungil yang "klik" pada pas dihati, yaitu Rumah Bermain yang kami sebut dengan "Temanda Family (Teman Ananda)"
Pada awal tugas, kami di minta untuk berbagi pengalaman, dan "Strong Why" nya kenapa memilih kelurga Bermain Bersama Anak, sebagai berikut:
*Mengapa memilih keluarga*?
Karena ingin aktivitas bermain bersama anak menjadi momen yang menyenangkan, dan bernilai bagi ibu dan anak
*Bagaimana cara mengajak anak bermain?*
Masih mengikuti mood anak, dan belum terstruktur namun berusaha untuk selalu ada aktivitas melibatkan motorik kasar dan halus .
*Kendala apa yang sering terjadi?*
Mood dan tipe anak yang cepat bosan dan mungkin permainan yang ibu tawarkan kurang menarik
*Bagaimana respon anak saat bermain bersama?*
Antusias dan seneng
*Keajaiban apa yg terjadi saat dan setelah bermain bersama?*
Pada saar bermain terlihat senang, dan setelah bermain selalu bilang" besok kita main kayak gini lagi ya Mi"
*Apa perasaan bunda saat bermain bersama anak?*
Seneng dan bahagia melihat anak anak bahagia
Berada di keluarga ini benar-benar membuat saya kenyang, dan ter"wow" kan dengan berbagai share dari para buncek yang masya allah membuat saya berbinar-binar dan makin semangat untuk membersamai bermain bersama anak anak.
Bahwa banyak sekali metode metode dalam membersamai dan "tools" untuk indikator perkembangan anak (ada yang menggunaka FBE, Montessori, Walrdorf, CCL , REA, Neuroparenting, STPPA) namun mau pakai metode manapun hal yang terpenting adalah Hadir Utuh dan Penuh Kesadaran .
Nah, selama ini saya masih asal comot menggunakan beberapa metode di atas, karena memang baru sekedar tahu dan membaca otodidak belum belajar secara detail dari sang guru , sehingga berharap di keluarga yang baru ini dapat belajar menemukan metode yang pas untuk pendidikan anak-anak , dapat merancang kegiatan ada, serta dokumentasi dan observasinya.
Karena anak bukanlah kertas kosong, namun sejak dilahirkan sudah dilengkapi dengan potensinya, dan tugas kita sebagai orang tua adalah harus bisa untuk peka, mengamati dan memunculkan segala potensi dan firah anak yang baik tersebut.
Mari kita bermain bersama, memperbanyak aktivitas dan ngobrol bareng anak dengan menghadirkan mata hati dan pikiran yang jernih. Karena pada dasarnya semua aktifitas yang anak lakukan itu berharga.
#janganlupabahagia
3jurnalminggu3
#materi3
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekiip
#institutibuprofesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar