Setelah seminggu kampanye, akhirnya di detik-detik terakhir bertemu juga dengan jodohnya, dan betapa bahagianya ternyata jodohnya adalah saudara seperjuangan di bunda produktif.
Pertama-tama, saya dihubungi dengan Mba Harsi dan tanpa berfikir lama sayapun segera mengiyakan pinangannya, dan setelah ngobrol kamipun merekrut Mba Itha dan juga Mba Minta, walaupun Mba Minta sudah tidak lanjut ke Bunsal, tapi mempunyai permasalahan yang sama.
Sore inipun kami cuss ketemu via zoom, dan dari ngobrol temu kangen ternyata memang benar semua masalah kami ini ada benang merahnya, yaitu perkembangan anak-anak kami yang cenderung lambat bahkan kok terkesan stuck semenjak pandemi ini, dari kebiasaan baik dan disiplinnya, juga kemampuan kognitifnya, juga yang tak kalah penting adalah kemampuan sosialisasinya.
Dari pertemuan singkat kami selama kurleb 1.5 jam, akhirnya kami merumuskan beberapa solusi yang pastinya nanti akan berkembang lagi yaitu diantaranya:
1. Bagaimana kami upgrade ilmu dan memantaskan diri menjadi fasilitator anak dalam proses belajarnya?
2. Cek dan ricek kembali apakah selama ini keluarga kita sudah ada road map keluarga yang jelas? apakah kepala keluarga dan kita (sebagai istri) sudah berjalan selaras dan beriringan? atau masih ada gap?
3. Bagaimana cara mengkonsistensikan anak-anak melakukan kebiasaan baik yang sudah dilakukan?
Wah, ternyata banyak sekali solusi yang harus kita pikirkan kembali dan berdiskusi kembali, insya allah kami akan membawa solusi yang mencerahkan :-)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar